PENGERTIAN DAN SEJARAH INTERNET
Pengertian
Internet
Internet
(kependekan dari interconnected-networking)
ialah rangkaian komputer yang terhubung
satu sama lain. Hubungan melalui suatu system antar perangkat computer untuk
lalu lintas data itulah yang dinamakan network. Jadi, komputer yang terhubung
melalui jaringan dan saling berkomunikasi dengan waktu dan wilayah tak
terbatas, disebut internet.
Internet
adalah suatu jaringan komunikasi yang menghubungkan satu media elektonik dengan
media yang lainnya. Standar teknologi pendukung yang dipakai secara global
adalah Transmission Control Protocol atau Internet Protocol Suite (disingkat
sebagai istilah TCP/IP). TCP/IP ini merupakan protokol pertukaran paket (dalam
istilah asingnya Switching Communication Protocol) yang bisa digunakan untuk
miliaran lebih pengguna yang ada di dunia. Sementara itu, istilah
“internetworking” berarti cara/prosesnya dalam menghubungkan rangkaian internet
beserta penerapan aturannya yang telah disebutkan sebelumnya.
Sejarah Internet
Di
tahun 1960-an, Departemen Pertahanan dari Amerika Serikat lewat Advanced
Research Projects Agency yang disingkat juga sebagai ARPA merintis suatu sistem
jaringan bernama ARPANET. ARPANET ini adalah asal mulanya sebelum terbentuk
teknologi internet. Di tahun 1980-an, barulah internet mulai dipakai oleh
kalangan terbatas dan menjalankan fungsinya dengan menghubungkan berbagai
kampus atau universitas yang populer di Amerika Serikat sendiri.
Protokol
standar dari TCP/IP sendiri mulai dipublikasikan ke publik di tahun 1982.
Adanya nama domain juga sudah mulai dipakai empat tahun setelahnya, tepatnya di
tahun 1984. Lalu, National Science Foundation Network (NSFNET) didirikan dan
mulai dikembangkan di tahun 1986. NSFNET inilah yang mulai menggantikan peranan
dari ARPANET sebagai suatu wadah riset terkait di Amerika Serikat. Beberapa
jaringan internasional pada banyak negara akhirnya mulai dikembangkan dan
dihubungkan lewat NSFNET tersebut.
ARPANET
kemudian diturunkan pada tahun 1990. Namun memang internet hasil
pengembangannya itu sendiri tetap berkembang terus-menerus hingga sekarang ini.
Dulu, informasi yang dapat dimiliki lewat internet cuma informasi yang berbasis
teks. Dan pada tahun 1990, layanan sejenis berbasis tampilan grafis yang
dikenal sebagai WWW (World Wide Web) mulai dikembangkan lagi oleh CERN. Di
tahun 1993, InterNIC pun didirikan agar bisa melayani pendaftaran nama domain
dari publik. Sekitar tahun 1994, internet masuk ke negara kita, Indonesia.
JENIS-JENIS HUBUNGAN KONEKSI INTERNET
Tipe koneksi ke internet dengan kabel:
1. Dial-Up (Kecepatan Akses Internet-Dial Up melalui
Jalur PSTN)
Dial Up yaitu
cara menghubungkan komputer kita ke internet menggunakan kabel telepon. Untuk
bisa melakukan koneksi internet dengan menggunakan dial-up, setidaknya
anda harus memiliki computer, modem dan sambungan telepon rumah. Prosesnya,
pertama kali computer yang di hubungkan dengan modem melakukan panggilan
telepon (Dial-up) ke penyelenggara internet atau ISP (Internet
sevice Provider), setelah terhubung, anda baru bisa melakukan akses internet.
Kecepatan akses menggunakan tipe ini adalah maksimum 56 Kbps (Kilo bite
per second).
Dial-up
melalui jalur PSTN (Public Switched Telephone Network) yaitu cara kita
terhubung ke ISP (Internet Service Provider) melalui jaringan telephone reguler
(PSTN) contohnya adalah “Telkomnet Instan” dari ISP Telkom.
Kelebihan koneksi internet dial up
- Koneksi
ini paling mudah untuk dilakukan.
- Modem
yang digunakan umumnya murah.
- Lebih murah untuk koneksi internet
yang sesaat, misalnya hanya untuk mengecek e-mail.
Kekurangan koneksi internet dial up
- Kecepatan
aksesnya hanya sekitar 12 sampai 20 Kbps.
- Telepon rumah yang di gunakan untuk
koneksi internet akan berstatus sibuk jika ada panggilan masuk, begitu
juga jika telepon digunakan, maka koneksi akan terputus.
2. ADSL (Kecepatan Akses Internet-ADSL)
ADSL (Asymetric
Digital Subscriber Line) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada
frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan
kecepatan transfer data antara modem ADSL dengan modem konvensional (yang
bekerja pada frekuensi di bawah 4 kHz). Keuntungan ADSL adalah memberikan
kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara/fax secara simultan (di
sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan
saluran modem).
Berapakah Bandwith
maksimum yang didapat apabila kita menggunakan akses internet menggunakan ADSL:
Untuk line rate 384 kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 337
kbps, Untuk line rate 384 kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang
bisa didapatkan sekitar 40 Kb/s, Untuk line rate 512 kbps, bandwidth maksimum
yang didapatkan mendekati 450 kbps. Untuk line rate 512 kbps, throughput
rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 52 Kb/s.
Kelebihan ADSL
- Pembagian frekuensi menjadi dua,
yaitu frekuensi tinggi untuk menghantarkan data, sementara frekuensi
rendah untuk menghantarkan suara dan fax.
- Bagi
pengguna di Indonesia yang memakai program Speedy, penggunaan ADSL membuat
kegiatan Internet menjadi jauh lebih murah. Sehingga kita dapat ber-internet tanpa khawatir dengan tagihan yang
membengkak.
Kekurangan ADSL
- Sangat berpengaruhnya jarak pada
kecepatan pengiriman data. Semakin jauh jarak antara modem dengan PC, atau
saluran telepon kita dengan gardu telepon, maka semakin lambat pula
kecepatan mengakses Internetnya.
- Tidak semua software dapat
menggunakan modem ADSL semisal Mac. Cara yang dipakai pun akan lebih
rumit dan ada kemungkinan memakan waktu lama.
- Adanya load coils yang
dipakai untuk memberikan layanan telepon ke daerah-daerah, sementara load
coils sendiri adalah peralatan induksi yang menggeser frekuensi
pembawa ke atas. Sayangnya load coils menggeser frekuensi suara ke
frekuensi yang biasa digunakan DSL. Sehingga mengakibatkan terjadinya
interferensi dan ketidak cocokkan jalur untuk ADSL.
- Adanya Bridged tap, yaitu
bagian kabel yang tidak berada pada jalur yang langsung antara pelanggan
dan CO. Bridged tap ini dapat menimbulkan noise yang mengganggu
kinerja DSL.
- Penggunaan fiber
optic pada saluran telepon digital yang dipakai saat ini. Dimana
penggunaan fiber optic ini tidak sesuai dengan sistem ADSL yang masih
menggunakan saluran analog yaitu kabel tembaga, sehingga akan sulit dalam
pengiriman sinyal melalui fiber optic.
- Kecepatan koneksi modem ADSL
bergantung dengan jarak
tiang Telkom atau DSLAM terdekat. Jika jarak
modem ADSL dengan DSLAM jauh maka kecepatan
koneksi akan menurun karena banyaknya hambatan medium yang
dilaluinya.
3. Akses Saluran ISDN (Integrated Service Digital
Network)
ISDN merupakan komunikasi melalui
jaringan telepon yang dapat memisahkan aplikasi suara (data analog) dengan data
nonsuara seperti teks, gambar, dan video (data digital) pada jaringan yang
sama. ISDN dikembangkan pada jaringan telepon. Modem ISDN tidak mengubah data
digital menjadi data analog atau sebaliknya seperti pada modem dial up (tidak
ada proses modulasi dan demodulasi). Modem ISDN hanya memproses data digital
antara komputer dengan jaringan ISDN. Kecepatan transfer data dengan layanan
ini mencapai 128 kbps, lebih cepat bila dibandingkan dengan kecepatan koneksi
dial up.
Cara kerja koneksi jenis ini mirip dengan ISDN, yaitu
dengan menumpangkan sinyal transmisi data frekuensi tinggi yang membawa data
digital di saluran telepon. Pada bagian pelanggan dipasang pemisah sinyal
(splitter) yang memisahkan sinyal frekuensi tinggi agar tidak mengganggu sinyal
pembicaraan dan sinyal fungsi operasional pesawat telepon. Dengan demikian,
kamu tetap bisa melakukan panggilan telepon ketika sedang berinternet. Sinyal
data frekuensi tinggi diproses dalam modem DSL guna melangsungkan koneksi
internet antara pelanggan dengan ISP.
Keuntungan ISDN
- Kecepatan dan kualitas yang
tinggi dalam pengiriman data.
- Efisien. Dalam satu saluran saja
dapat mengirim berbagai jenis layanan (gambar, suara, video) sehingga
efisien dalam pemanfaatan waktu.
- Fleksibel. Single interface untuk terminal bervariasi.
- Hemat biaya. Hanya membutuhan satu
terminal tunggal untuk audio dan video.
4. TV Kabel (Kecepatan Akses Internet)
Pernahkan Anda
mendengar Televisi/TV kabel? Siaran TV sering menwarkan perangkat TV kabel.
Jaringan TV kabel untuk menghubungkan komputer ke internet telah banyak
digunakan. Televisi kabel dinilai cocok terutama untuk pengguna internet dari
kalangan keluarga (rumah tangga). Kelebihan mengakses internet dengan
menggunakan jaringan TV kabel dapat mengakses internet setiap saat dan bebas
dari gangguan telepon sibuk.
Jaringan TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke
internet dengan kecepatan maksimum 27Mbps downstream (kecepatan download ke
pengguna) dan 2,5Mbps upstream (kecepatan upload dari pengguna). Agar dapat
menggunakan modem kabel, komputer harus dilengkapi dengan kartu ethernet
(ethernet card).
Di dalam
jaringan rumah, kabel dari “TV kabel” menggunakan kabel koaksial dan dipasang
sebuah “pemisah saluran” (splitter) kabel. Setelah kabel dari jaringan (cable
network) melewati splitter, kabel tersalur dalam dua saluran, satu ke TV dan
satu lagi ke modem kabel. Dari modem kabel baru menuju kartu ethernet dan
kemudian ke komputer.
Kelebihan internet dengan menggunakan koneksi TV kabel
- Layanan ultuimatd (tanpa
batas).
- Tidak ada biaya tambahan, kita
hanya membayar iuran tetap tiap bulan.
- Kecepatan akses tidak terpengaruh
oleh jam sibuk.
Kekurangan internet dengan TV kabel
- Jaringan masih terbatas.
- Modem masih cukup mahal.
- SP tertentu mengharuskan
berlangganan TV kabel.
5. Akses Saluran T1
T1 dan T3
line, T1 merupakan pilihan yang populer untuk disewakan bagi kepentingan bisnis
untuk tersambung ke Internet dan untuk ISP tersambung ke backbone
Internet.
T-1 Lines
merupakan koneksi telepon terdedikasi yang mendukung besaran data hingga 1.544
Mbps. T3 merupakan jaringan telepon yang didedikasikan untuk mendukung
transfer data hingga 43 hingga Mbps. Biaya pasti lebih tinggi dan ini
digunakan untuk kepentingan bisnis dan biasanya fix rate bulanan by speed for
unlimited use. Lokasi bisa dibicarakan dengan provider.
Tipe koneksi ke internet dengan Tanpa kabel (wireless):
1. GPRS (Kecepatan Akses Internet-GPRS)
Tentu Anda
mengenal handphone (HP) bukan? Kebutuhan industri akan komunikasi bergerak
menyebabkan GPRS menjadi salah satu teknologi komunikasi data yang banyak
digunakan saat ini. GPRS adalah kepanjangan dari General Packet Radio Service
yaitu komunikasi data dan suara yang dilakukan dengan menggunakan gelombang
radio. GPRS memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan data dan suara pada saat
alat komunikasi bergerak (mobile).
Sistem GPRS
dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan
dengan e-mail, data gambar (MMS), dan penelusuran (browsing) Internet. Layanan
GPRS dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136, walaupun jaringaan GPRS
saat ini terpisah dari GSM.
Dalam teorinya
GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps, sehingga
memungkinkan akses internet, pengiriman data multimedia ke komputer, notebook
dan handheld computer. Namun dalam implementasinya, hal tersebut sangat
tergantung faktor-faktor sebagai berikut:
·
Konfigurasi
dan alokasi time slot pada level BTS.
·
Software
yang dipergunakan.
·
Dukungan
fitur dan aplikasi ponsel yang digunakan.
Ini
menjelaskan mengapa pada saat-saat tertentu dan di lokasi tertentu akses GPRS
terasa lambat, bahkan lebih lambat dari akses CSD yang memiliki kecepatan 9,6
kbps.
2. 3G (Kecepatan Akses Internet-3G)
3G (dibaca:
triji) adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: third-generation
technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan teknologi
telepon nirkabel (wireless).
3G sebagai
sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses:
·
Sebesar
144 Kbps untuk kondisi bergerak cepat (mobile).
·
Sebesar
384 Kbps untuk kondisi berjalan (pedestrian).
·
Sebesar
2 Mbps untuk kondisi statik di suatu tempat.
Jaringan 3G
tidak merupakan upgrade dari 2G; operator 2G yang berafiliasi dengan 3GPP perlu
untuk mengganti banyak komponen untuk bisa memberikan layanan 3G. Sedangkan
operator 2G yang berafiliasi dengan teknologi 3GPP2 lebih mudah dalam upgrade
ke 3G karena berbagai network element nya sudah didesain untuk ke arah layanan
nirkabel pita lebar (broadband wireless). Jaringan Telepon Telekomunikasi
selular telah meningkat menuju penggunaan layanan 3G dari 1999 hingga 2010.
Jepang adalah negara pertama yang memperkenalkan 3G secara nasional dan
transisi menuju 3G di Jepang sudah dicapai pada tahun 2006. Setelah itu Korea
menjadi pengadopsi jaringan 3G pertama dan transisi telah dicapai pada awal
tahun 2004, memimpin dunia dalam bidang telekomunikasi.
Kelebihan dari internetan
dengan GPRS :
- Bisa di gunakan di mana saja
asalakan ada sinyal.
- Lebih stabil dari jaringan CDMA
yang bisa di bawa ke luar kota.
Kekurangan dari internetan
dengan GPRS :
- Kecepatan aksesnya rendah.
- Kecepatan terpengaruh oleh cuaca.
- Kurang stabil apabila di ruangan
tertutup.
- Tarif GPRS masih sedikit mahal.
3. Wifi (Kecepatan Akses
Internet-WiFi)
Pernahkan
kalian melihat sambungan komunikasi tanpa kabel? Teknologi itu dikenal dengan
Wirelless Fidelity (WiFi). Teknologi jaringan tanpa kabel menggunakan frekuensi
tinggi berada pada spektrum 2,4 GHz. Wi-Fi memiliki pengertian yaitu sekumpulan
standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area
Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru
dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan,
spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas
cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.
Wi-Fi
(Wireless Fidelity) adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan
mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan
cepat dan aman. Wi-Fi tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses internet,
Wi-Fi juga dapat digunakan untuk membuat jaringan tanpa kabel di perusahaan.
Karena itu banyak orang mengasosiasikan Wi-Fi dengan “Kebebasan” karena
teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses internet
atau mentransfer data dari ruang meeting, kamar hotel, kampus, dan café-café
yang bertanda “Wi-Fi Hot Spot”. Juga salah satu kelebihan dari Wi-Fi adalah
kepraktisan,tidak perlu repot memasang kabel network. Untuk masalah kecepatan
tergantung sinyal yang diperoleh.
Kelebihan dari koneksi wireless :
- Laptop keluaran sekarang sudah
menyediakan fasilitas WLAN, sehingga kita tidak perlu lagi membeli WLAN
tambahan.
- Bisa internetan
dimana pun asal masih pada jangkauan oleh wireless router.
- Kecepatan aksesnya tinggi.
Kekurangan dari koneksi wireless :
- Koneksi bisa terganggu oleh cuaca.
- Kurang stabil bisal di ruangan yang
tertutup.
4. Akses Satelit
Akses Internet
via Satelit: sebuah layangan Internet yang menggunakan antena parabola yang
dapat menyediakan akses download hingga 400 kilobits per detik (400
kbps).Satelite VSAT, Koneksi menggunakan satelite merupakan koneksi yang cukup
cepat namun termahal. Koneksi ini kita harus menggunakan sebuah payung
(parabola khusus) untuk menangkap signal satelit. Kecepatan dari 64 hingga 2Mb
(berlaku hanya di Indonesia), di international lebih dari 2Mb. Biaya fix rate
bulanan by speed for unlimited use. Lokasi ditentukan oleh ISP yang menyediakan
fasilitas ini.
PERANGKAT YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGAKSES INTERNET
Perangkat
Keras Utama
1.
Komputer
Spesifikasi minimal untuk PC (Personal
Computer) atau laptop agar bisa diguakan untuk mengakses internet adalah :
·
Processor Pentium III 500 Mhz
·
Ram 64 MB
·
VGA Card 4 MB
·
Sound Card dan Speaker
·
CD ROM
·
Harddisk 10 GB
·
Monitor CRT SVGA
2.
Modem
Modem berasal dari singkatan MOdulator
DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam
sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator
adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan)
dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima
dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah
alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah
umumnya menggunakan bagian yang disebut “modem”, seperti VSAT, Microwave Radio,
dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai
Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.
Data dari komputer yang berbentuk sinyal
digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog, ketika modem
menerima data dari luar berupa sinyal analog, modem mengubahnya kembali ke
sinyal digital supaya dapat diproses lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog
tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon
dan radio.
Setibanya di modem tujuan, sinyal analog
tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer.
Jenis-jenis
modem berdasarkan beberapa kategori :
A.
Berdasarkan letak di CPU Komputer
1.
Modem eksternal
Modem yang ditempatkan di luar perangkat
utama CPU. Modem ini terpisah dari PC dan dihubungkan melalui kabel LAN dan
kabel USB, tergantung tipe modemnya.
2.
Modem internal.
Merupakan modem yang dipasang dalam
komputer terutama pada slot ekspansi yang tersedia dalam mainboard komputer.
Rata-rata kecepatan modem internal untuk melakukan download adalah 56 Kbps.
B.
Berdasarkan cara koneksi dengan ISP
1.
Modem wireline atau wired adalah
Modem
yang menggunakan media kabel untuk berkoneksi dengan ISP
2.
Modem wireless adalah
Modem yang menggunakan media nirkabel
(gelombang elektronik) untuk berkoneksi dengan ISP
C.
Berdasarkan ISP yang digunakan
1.
Modem ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line)
2.
Modem DSL (Digital Subscriber Line)
3.
Modem CDMA (Code division multiple access)
4.
Modem GSM (Global System for Mobile Communication)
5.
Modem Dial Up
3.
Saluran Telepon
Saluran telpon juga merupakan perangkat
keras yang penting dan diperlukan untuk menghubungkan komputer dengan internet.
Penggunaan sauran telpon ini juga diikuti dengan penggunan modem dial up.
Selain saluran telepon, untuk melakukan akses internet juga bisa dilakukan
dengan menggunakan TV kabel. Untuk bisa mengakses internet menggunakan jaringan
TV kabel maka modem yang dipakai adalah modem kabel.
Perangkat
Keras Pendukung
Selain
ketiga perangkat utama di atas (computer, modem, saluran telpon) terdapat juga beberapa
perangkat keras pendukung akses internet. Antara lain:
·
Hub / Switch. Hub adalah sebuah
perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan
peralatan-peralatan dengan ethernet 10BaseT atau serat optik sehingga menjadikannya
dalam satu segmen jaringan. Switch jaringan (atau switch untuk singkatnya)
adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung
segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC).
Switch jaringan dapat
digunakan sebagai penghubung komputer atau router pada satu area yang terbatas,
switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja switch hampir sama
seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan
multi-port bridge.
·
Repeater merupakan perangkat yang
digunakan untuk menerima sinyal dan memancarkan kembali sinyal tersebut dengan
kekuatan yang sama dengan sinyal asli, singkatnya repeater berfungsi untuk
menguatkan sinyal agar sinyal dikirim sama dengan sinyal aslinya.
·
Bridge adalah sebuah komponen jaringan
yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan.
bridge juga dapat digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang
berbeda, seperti halnya antara media kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) dengan
kabel serat optik atau dua buah arsitektur jaringan yang berbeda, seperti
halnya antara Token Ring dan Ethernet.
·
Router berfungsi sebagai penghubung
antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke
jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung
beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Sebagai ilustrasi
perbedaan fungsi dari router dan switch merupakan suatu jalanan, dan router
merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang
memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch
menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP
sendiri pada sebuah LAN.
Cara kerja router mirip
dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat meneruskan paket data jaringan dan
dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan
segmen-segmen jaringan. Akan tetapi, router berjalan pada lapisan ketiga pada
model OSI (lapisan jaringan), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan
pada lapisan itu, seperti halnya alamat IP. Sementara itu, bridge jaringan
berjalan pada lapisan kedua pada model OSI (lapisan data-link), dan menggunakan
skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, yakni MAC address.
Lalu, kapan penggunaan
bridge jaringan dilakukan dan kapan penggunakan router dilakukan? Bridge,
sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan
protokol jaringan yang sama (sebagai contoh: segmen jaringan berbasis IP dengan
segmen jaringan IP lainnya). Selain itu, bridge juga dapat digunakan ketika di
dalam jaringan terdapat protokol-protokol yang tidak bisa melakukan routing,
seperti halnya NetBEUI. Sementara itu, router sebaiknya digunakan untuk
menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang
berebeda (seperti halnya untuk menghubungkan segmen jaringan IP dengan segmen
jaringan IPX.) Secara umum, router lebih cerdas dibandingkan dengan bridge
jaringan dan dapat meningkatkan bandwidth jaringan, mengingat router tidak
meneruskan paket broadcast ke jaringan yang dituju. Dan, penggunaan router yang
paling sering dilakukan adalah ketika kita hendak menghubungkan jaringan kita
ke internet.
Perangkat Lunak Untuk Akses
Internet
·
Sistem operasi merupakan bagian yang
paling penting sebelum melakukan koneksi internet, karena tampa OS komputer
tidak ada artinya sama sekali. Diantara Sistem Operasi (OS) yang dapat
digunakan untuk akses internet adalah:
Windows
95, win 98, win XP, Win Vista dan Win 7, Mac OS (ini adalah software yang
berbayar) 2.Ubuntu Linux, OpenSuSE, Mandriva, IGOS (ini merupakan software
gratis atau Open Source yang dapat di download secara gratis)
·
Web Browser adalah software yang
berfungsi untuk menampilkan dan berinteraksi dengan dokumen-dokumen yang
disediakan oleh server web. Web adalah kumpulan jaringan berisi dokumen teks
dan multi media yang tersambung satu dengan yg lainya atau yang dikenal dengan
World Wide Web (WWW).
·
Software Web Browser
·
Internet Explorer
·
Mozzila Fire Fox
·
Opera
·
Safari
·
Google Crome
·
Mozzila FireFox, oleh mozilla
corporation, firefox adalah salah satu web browser open source yang dibangun
dengan Gecko layout engine. Tak hanya handal firefox juga didukung oleh
sejumlah Add-ons yang dapat diinstall terpisah yang memungkinkan pengguna
melakukan sesuai dengan kegunaan Add-ons tersebut. Firefox merupakan salah satu
Browser yang terpopuler saat ini Selain IE. Bahkan menurut “Net Application”
yang melakukan survey tentang penggunaan browser menempatkan Firefox di 24,61% dari penggunan web browser
yang tercatat per Desember 2009. Rilis stabil saat ini adalah versi 3.5.7, yang
dirilis pada Januari 05, 2010
·
Internet Explorer (ie) Internet Explorer
pertama kali dirilis sebagai bagian dari add-on paket Plus! for Windows 95 in
1995. untuk Windows 95 pada tahun 1995 yang dikembangkan oleh Microsof. Rilis terbaru adalah Internet Explorer 8.
menurut “Net Application” yang melakukan survey tentang penggunaan browser
menempatkan Internet Explorer sebagai
urutan pertama penggunaan browser yaitu 63,69% yang tercatat per Desember 2009
·
Safari adalah browser web yang
dikembangkan oleh Apple. Pertama kali dirilis sebagai beta pada 7 Januari 2003.
Bulan Desember 2009, Safari memiliki 4,46% pangsa pasar menurut Net Applications.
Saat ini rilis terakhir untuk safari adalah safari 4 untuk mac dan PC.
·
Opera adalah Browser Web dan Internet
Suite yang dikembangkan oleh Opera Software Company. Jika firefox punya
Add-ons, Opera punya “Opera Widgets”,
sebuah aplikasi web kecil yang
dijalankan bersamaan dengan Opera yang mempunyai kegunaan tertentu, layaknya
Add-ons firefox. Opera versi terbaru
memperkenalkan platform teknologi baru yaitu Opera Unite, memungkinkan Anda
untuk melakukan streaming musik atau berbagi file, foto, dan banyak lagi hal
lainnya langsung dari browser. Saat ini
rilis terakhir adalah 10.10 untuk windows.
·
Google Crome adalah sebuah browser web
yang dikembangkan oleh Google yang menggunakan WebKit layout engine and
application framework. Pertama kali dirilis sebagai versi beta untuk Microsoft
Windows pada 2 September 2008, dan publik adalah rilis stabil pada 11 Desember
2008
·
Search Engine
·
Yahoo search
·
Google
·
MSN
·
Altavista
·
Bing
·
Software E-Mail Client berfungsi untuk
mengelola e-mail (electronic mail), diantara software e-mail client adalah: Microsoft
Out Look Express, Microsoft Office Out Look, Mozzila Thunderbird, Yahoo Mail, Google
Mail
·
Software Instant Messaging Client. Merupakan
sarana berkomunikasi langsung atau mengobrol melalui keyboard, obrolan diketik
lalu dikirim kelawan bicara. Ini dikenal dengan istilah Chatting. Diantara
siftware untuk chatting adalah: Yahoo messenger, mIRC, iChat, Pidgin, Sofware
Utility, Siftware Utility merupakan perangkat lunak untuk perlindungan komputer
serta plug in pada komputer. Software Utility diantaranya: Anti Virus : AVG,
Avira, Mc Afee, Norton Anti Virus,Kaspersky, Bit Defender. Anti malware :
Comodo internet security, Panda Internet Security, Nis, Norman, Bit defender
Internet security. ØSoftware Office : M
office 2003/2007
·
Sofware tambahan : Adobe Reader, Foxit
reader, AVG Internet Security, Comodo Internet Security (Perusahaan Comodo
Security Solutions, Inc yang berkedudukan di 525 Washington Blvd, Jersey Citty,
NJ 07310 US. Adalah perusahaan yg cukup terkemuka dalam software security
internet yang menggratiskan pruduknya, mempunyai fitur yang cukup lengkap).
DAFTAR PUSTAKA
Darma,
dkk. (2009). Buku Pintar Menguasai
Internet. Jakarta: Media Kita
Yasha. (2018, September 2006). Pengertian Internet, Sejarah dan Perkembangannya. Diakses pada 24
Maret 2019, dari https://www.dewaweb.com/blog/pengertian-internet/
Qurotaayun, Meida. (2013). Macam–macam koneksi ke internet. Diakses pada 24 Maret 2019, dari http://meidaqurotaayun.blogspot.com/2013/03/macam-macam-koneksi-ke-internet.html
Fadhil,
Moch. F. (2012, 13 September). Perangkat
untuk mengakses Internet. Diakses pada 24 Maret 2019, dari
https://mochfadhil.wordpress.com/b-perangkat-untuk-mengakses-internet/




Tidak ada komentar:
Posting Komentar